Author Archives: Randy Novirsa

Kembang Api

Terkadang malam memang terlihat sunyi tanpa bintang-bintang dan bulan buram berselimut awan. hei kawan, jangan bersedih. kau masih punya kembang api untuk kau panggang. saat sumbunya menyala, api melambung jauh ke udara, pecah, dan bunga-bunga api bertebaran. Indah. Malam tak lagi sepi. sekarang, baru kau sadar boi. kau pegang selonsong kembang api kosong di tangan. menyisakan […]

Janda cantik di pelosok negeri

Bisa dibayangkan bagaimana serunya punya pulau pribadi. Pulau dengan pasir putih yang halus, air laut yang biru, rumah kayu yang nyaman, pohon-pohon kelapa, dan tanpa manusia lain kecuali kita!!. “Hah? Kita? Lu aja keleuuesususzzzz…!” Saya pernah merasa punya pulau pribadi. Terdampar di pantai berpasir putih halus dan mulus, pohon-pohon kelapa hijau di bibir pantai, laut […]

Langit langit rumah

Inginku Kau jadi langit langit rumahku Menghiasi dan menghangatkan Ku pandang dalam setiap tidurku

Anak Lelaki dan Amak #1_ tas merah

“mak, aku mau yang itu” anak lelaki itu menunjuk sebuah tas berwarna merah yang tergantung di langit-langit sebuah toko kecil di pinggir jalan. Amak hanya diam saja dan sedang asyik memilih jilbab yang akan dibelinya. “mak, aku maunya ituuu”, si anak lelaki mulai menarik-narik baju si Amak. “nanti saja, kita cari yang lain yang lebih […]

Jokowi atau Prabowo? Saya pilih….

Originally posted on Ahmad Firdaus:
Meskipun belum sempurna, tapi saya bersyukur bahwa iklim demokrasi di Indonesia sudah semakin baik. Dimulai dengan Pak Habibie yang mengawal reformasi, Gus Dur – Mega yang teguh mempertahankan persatuan NKRI saat rawan perpecahan, dan SBY – JK – Budiono yang menetapkan pondasi ekonomi sehingga mampu meningkatkan kepercayaan investor. Saat ini kita menghadapi pilpres dengan…

Joanna Francis : Wahai Muslimah, Aku Iri Terhadap Kalian

Originally posted on Un2kmU:
Sebuah e-mail dari Ibnu Mu’min Al-Barantiy Joanna Francis adalah seorang penulis dan wartawan asal AS. Dalam situs Crescent and the Cross, perempuan yang menganut agama Kristen itu menuliskan ungkapan hatinya tentang kekagumannya pada perempuan-perempuan Muslim di Libanon saat negara itu diserang oleh Israel dalam perang tahun 2006 lalu. Apa yang…

KENAPA KAU MARAH

KENAPA KAU MARAH Kenapa kau marah pada pena? buruknya tulisanmu bukan karena pena tapi jari-jarimu yang kaku kenapa kau marah pada guru? bodohnya kamu bukan karena ajarnya tapi malasmu yang menggebu kenapa kau marah pada buku bingungnya kamu bukan karena bahasanya tapi memang kamu yang jarang baca kenapa kau marah pada negara miskinnya kamu bukan […]