MEMBANGUN PILAR EKONOMI INDONESIA

Indonesia memiliki potensi menjadi  negara dengan perekonomian terbesar bahkan mencapai peringkat 10 besar di dunia dalam dekade mendatang. Begitulah potongan pernyataan yang disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyuno pada saat memberikan pidato pembuka Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Jakarta, Minggu 12 Juli 2011. Pernyataan ini memperlihatkan optimisme Indonesia untuk menjadi negara yang memiliki tingkat perekonomian yang kuat.

Jika dilihat dari perkembangan roda ekonomi Indonesia akhir-akhir ini memang patut kita bersikap optimis.  Berdasarkan laporan Bank Dunia, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang kuat sekitar 6,5 % dari tahun ke tahun meskipun mengalami sedikit moderasi pada triwulan pertama tahun 2011. Inflasi harga barang juga mengalami penurunan sejak bulan-bulan pertama tahun 2011. ini menjadi suatu momentum yang perlu kita kaji mengingat banyak tantangan yang akan dihadapi di masa mendatang. Namun, optimisme ini tidak akan tercapai atau bahkan karam ditengah jalan jika tidak disiasati dengan kebijakan yang efektif. Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah sampai dimana tindakan yang dilakukan pemerintah dalam menyikapi kesempatan ini? Mengingat kita selalu lamban dalam mengambil kesempatan yang ada hingga akhirnya lenyap begitu saja.

Bila kita memandang secara sederhana setidaknya ada beberapa hal yang perlu kita perbaiki. Namun yang paling krusial adalah penciptaan tatanan infrastruktur yang lebih baik. Selama ini  pembangunan lebih banyak difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang sifatnya jangka pendek, ingin cepat selesai, dan terlihat bagus di mata masyarakat. Tapi pembangunan mendasar seperti infrastruktur yang sebenarnya akan memiliki dampak lebih lama jarang sekali diperhatikan. Bahkan Indonesia disebut sebagai negara yang belanja infrastrukturnya rendah dibanding negara ASEAN lain. Padahal keberadaan infrastruktur merupakan pilar perkembangan ekonomi dalam suatu negera. Kondisi infrastruktur yang mendapatkan banyak sorotan adalah sistem transportasi.

Perbaikan sistem transportasi merupakan infrastruktur yang benar-benar harus diperbaiki oleh pemerintah. Hal ini mengingat kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kondisi alam yang beragam. Tentu tidak dapat disamakan dengan kondisi negara lain yang hanya berada pada satu dataran saja. Indonesia perlu mengoptimalkan perbaikan jalan lintas propinsi dan pulau, rekonstruksi pelabuhan yang layak untuk jangka panjang, dan perbaikan sarana transportasi dalam kota.

Perbaikan sistem transportasi di Indonesia tidak dapat dilakukan hanya dengan pemikiran mentah dari pemerintah saja. Pihak swasta selain sebagai investor juga harus dilibatkan dalam tahap perencanaan dan perancangan. Indonesia juga harus mampu menjalin kerjasama dengan negara lain atau negara tetangga yang lebih baik infrastrukturnya. Selain itu pengalokasian belanja negara untuk perbaikan infrastruktur juga harus ditingkatkan. Lebih baik membangun fondasi yang kuat untuk keberlanjutan jangka panjang daripada sibuk membenahi pencitraan jangka pendek yang ujungnya pun tidak menghasilkan apa-apa.

Terwujudnya infrastruktur transportasi yang mapan tentu akan menjadi sayap yang kuat bagi pembangunan ekonomi di Indonesia. Lambat laun ekonomi akan tumbuh pesat di berbagai daerah dan kepulauan di Indonesia karena mudahnya akses transportasi. Mudahnya pendistribusian sumber daya alam yang merata dan beragam. Namun, semua ini akan berjalan baik apabila ada komunikasi yang baik antar sektor dan kemudahan birokrasi dalam pemerintah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: